Berkenalan Tentang XEN, QEMU dan KVM – Virtual Machine

Malemmm brewww sory nih dah 5 hari ini gw ga update blognya, ga tau kenapa wordpressnya error ga bisa upload foto ma ngedit htmlnya. Munkin lagi main tenis kemaren kemaren, tapi hari ini udah kembali normal kok :D. Artikel ini gw mau ngebahas tentang XEN, QEMU ma KVM – Virtual Machine, tapi maaf ya brewww gw ga ngebahasnya ga terlalu mendetail, kan judulnya “kenalan” bukan “pacaran”. Kalo “kenalan” cuma mengetahui secara garis besar tapi beloman nyoba :(.

mari kita mulai aja ya brewww

1. XEN

Xen menurut wikipedia ialah infrastruktur virtualisasi LINUX Kernel.

nah kelebihan Xen itu :

Kelebihan :

1. Sistemnya berdiri sendiri layaknya sebuah Dedicated Server

2. Menggunakan SWAP.

3. Hampir tidak ada masalah dengan seting karena tidak dibatasi oleh node.

4. Jika Memory Dedicated habis, maka SWAP akan berfungsi otomatis dan tidak seperti OpenVZ yang down, pada XEN hanya menyebabkan sistem VDSnya akan melambat.

5. Bisa mendukung instalasi Windows Server.

kekurangannya :

1.Setup Node dengan partisi LVM (Karena membutuhkan VG untuk client VDSnya).

2. XEN hanya berjalan pada 256 MB RAM (dibawah spek ini tidak akan stabil).

3. Perlu space lebih di node untuk temp prosesnya.

2. QEMU

menurut wikipedia qemu ialah processor emulator yang bergantung pada dinamika translasi biner untuk mencapai kecepatan yang wajar ketika sedang mudah untuk port pada arsitektur CPU host baru.

Kelebihan QEMU :

1. Mendukung emulating IA-32 (x86) PC, x86-64, AMD64 PC, MIPS R4000, SPARC Suns sun3 dan PowerPC (PReP dan Power Macintosh) arsitektur

2. Dukungan untuk arsitektur lain di kedua host dan sistem emulating

3. Peningkatan kecepatan beberapa aplikasi dapat dijalankan dalam mendekati real time

4. Dukungan untuk menjalankan Linux binari untuk platform lainnya

5. Dapat menyimpan dan mengembalikan keadaan mesin (program berjalan, dll)

Kekurangan QEMU :

1. Kekurangan Dukungan lengkap untuk Microsoft Windows dan sistem operasi lain host (emulasi sistem ini baik-baik saja)

2. Kekurangan Lengkap dukungan untuk arsitektur kurang sering digunakan

3. Digunakan pada x86, itu masih tidak secepat mesin virtual seperti VMware, kecuali menggunakan akselerator kqemu

4. Lebih sulit untuk menginstal dan digunakan daripada emulator sebanding

3. KVM

Kernel Virtual Machine adalah solusi virtualisasi penuh untuk Linux pada hardware x86 mengandung ekstensi virtualisasi (Intel VT atau AMD-V). Ini terdiri dari modul kernel loadable, kvm.ko, yang menyediakan infrastruktur inti dan modul virtualisasi prosesor tertentu, KVM-intel.ko atau KVM-amd.ko. KVM QEMU juga membutuhkan dimodifikasi meskipun pekerjaan sedang berlangsung untuk mendapatkan perubahan yang diperlukan.

Kelebihan KVM :

1.  Solusi open source

2. Supports 64 bit hosts / guests sebagus multiple CPU

Kekurangan KVM :

1. GUI interfacenya ( virt – manager ) kurang menarik

( tapi setelah di searching searching kekrungan KVM susah banget ya, harus di oprek dulu ini mah 😀 )

nah breww cukup sekian berkenalan dengan Xen, Qemu dan KVM nah jika penasaran silahkan dicoba dan dioprek ya 😀 tapi kalo menurut gw KVM lebih penasaran dah…tak cari cari lagi dah informasinya

sumber1

sumber2

sumber3

sumber4

sumber5

sumber6

sumber7

to be continue…..

Advertisements
By togatta Posted in linux

2 comments on “Berkenalan Tentang XEN, QEMU dan KVM – Virtual Machine

  1. Pingback: Virtualisasi Menggunakan Qemu Emulator – Tsah Cloud Wiki

tinggalkan curcol

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s